22 Februari 2012

(sajak) terlupa dengan sengaja


Abstark, itulah aku
Banyak orang meremehkan diriku,
Walau tak selalu,
Aku kelu tuk beritahu,
Kalian membutuhkan aku!



Aku erat dengan usia
Aku akrab dengan renta
Bagamaimana melukiskannya?

Aku bukan barang yang dijual bebas,
Aku juga tak lepas,
Aku sering terlupa saat kalian bernafas,

Saat aku tak lagi disisi,
Kalian menyesali,
Tahukah, waktu tak dapat diputar kembali!

Kalian jangan semena padaku,
Dengarkan, Jaga aku!
Agar tak ada terucap, “aku ingin seperti dulu yang bisa ini-itu”

Karena sakit sebelum sehat,
Mengandung makna mendalam dari Tuhan,
Tentang sebuah rasa, asa dan cita..



4 komentar:

  1. ahli bikin puisi ternyata ^_^

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. Mbak mayaaaa...kangeeeenn baca postingannya.hehe..
      tadi aku mampir ke blog-nya mba..waah, tambah keren aja ^_^

      Hapus

Silakan komentar dengan bahasa santun :)