12 Juni 2013

Kota Tua Bagiku

Selalu ada cerita tentangmu, walau aku sudah lama tak mengunjungimu. Selalu ada sejumput rindu yang tulus memenuhi rongga hati milikku. Selalu malu saat ingat pertama kalinya kujejakkan kaki sambil bersumpah serapah, “Aku benci ada disini”. Aih, harusnya aku tak melupakan petuahkala itu. Tak bolehlah kita terlalu membenci sesuatu, sebab hanya Dia Sang Maha Penentu.

 

Seperti saat ini dan beberapa waktu lalu belakangan, dimana aku merasa sesak berada di tengah keributan dan riuhnya Ibu Kota. Ah, jenuh rasanya. Bosan melihat besi-besi yang menjelma menjadi kendaraan berjalan walau rupa unik adanya. Sebab karena terlalu banyak itulah, Ibu Kota menjadi padat, sedang jalanan tak bertambah se-incipun.

Selalu ada manis saat Mentari bersinar di tempatmu. Kabut tipis yang membuat Kaki Gunung Slamet terlihat samar kadang memberi energi,dimana ada harapan walau aku harus menjemput dengan nafas tersengal. Dan, selalu ada kesyahduan kala senja memberikan pelajaran, tentang perpisahan.
Suasana saat Matahari Terbit di Kota Satria

Banyak salah dan keinsyafan yang kualami di tempatmu. Banyak pula karakter manusia kujumpai dan kupelajari. Cerita tentang  barisan rapi nan kokoh, laut dengan hamparan pasirnya, pelangi di malam hari, serpihan kaca yang rapuh, semua itu terjadi ditempatmu. Iya, aku ditempa menjadi muslimah kepunyaan-Nya dengan semua itu.

Hingga waktunya tiba, satu tahun lalu. Dimana ular besi mengantarkanku pulang untuk segera menggamit tangan milik sepasang malaikatku didunia, Mama-Papa, dan untuk meraih cinta bersama dengan cita.

Kau, bukan kota tua yang ramai dikunjungi oleh banyak orang untuk melihat sejarah perkembangan Ibu Kota.
Namun untukku, kau adalah kota tua yang menyimpan sepotong sejarah tentang hidupku.

Kau, selalu ada lagu sendu yang berseliweran, berdenting dalamlabirin memori saat mengingatmu…


“..You went so soon, so soon
You left so soon, so soon
I have to move on 'cause I know it's been too long
I've got to stop the tears, keep my faith and be strong
I'll try to take it all, even though it’s so hard
I see you in my dreams but when I wake up you are gone
Gone so soon..” *


Untukmu, Kota Satria..
*Maher Zain- So Soon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan komentar dengan bahasa santun :)