27 Oktober 2011

Belahan Jiwa Ku Kelak (ihiiyyy.haha)


Sore ini winamp saya full nasyid. Eh, sampe juga di lagu yang satu ini. Gradasi- Ku pinang engkau dengan Al-Qur’an-. Kenal lagu ini saat saya masih unyu-unyu gitu. Kelas XI jaman SMA kala. Hehe. Jadi terinspirasi bikin sebuah tulisan. Ehem-ehem. Cekidot deh !.

ada bunga sunflowernya.hihihi

“ Ku pinang engkau dengan Al-Qur’an. Kokoh dan suci ikatan cinta, ku tambatkan hati penuh marhamah. Arungi bersama samudera dunia. Jika terhempas di lautan duka, tegar dan sabar lah tawakkal pada-Nya. Jika berlayar di suka cita, ingatlah tuk selalu syukur pada-Nya…” (petikan lirik Gradasi- Ku Pinang Engaku dengan Al-Qur’an). 

Untuk mu yang meminang ku kelak, aku tengah menantimu  kini. Dalam diam, do’a dan harap. Mungkin kadang bicara, walau hanya sepintas kata dan ku aamiin-kan sepenuh jiwa.

Tahukah engkau, wahai yang akan menjadi belahan jiwa ku?. Tiap di sepertiga malam, aku mengadu pada-Nya tentang rasa rindu yang sudah membuncah dan sulit untuk ku bendung. Terbata dan lirih ku bisikkan pada-Nya dalam isak kelelahan di perjalanan hidup ku, yang hanya untuk mu.

Ketika Tuhan membawa nama mu dalam takdir hidup ku, jantung ku berdebar kerasnya. Ah, kau pasti tak tau. Karena aku berusaha keras sembunyi, agar kau tak melihat rona merah di pipi atau senyum malu-malu ku.

Makin merona lah kala kau hadir dan mengatakan pada kedua orang tua ku bahwa kau ingin menjemput ku untuk dijadikan bidadari dalam hidup mu. Belahan jiwa mu. Rasanya, aku sedang disayang oleh-Nya. Apa kau tau itu?.Aku juga bisa merasa bahwa kau sangat gugup, namun keberanian mengalahkan debaran jantung dan panas dinginnya tubuh mu, aku tahu itu.

Entah kita pernah bersitatap atau tidak sebelumnya, namun aku yakin, ketika akad selesai diikrar, dan ketidak sengajaan mata kita saling adu pandang setelahnya, seperti ada malaikat yang membawa paket kiriman cinta dan menebarkannya di sekeliling kita.

Sepucuk ragu menyelinap diam-diam di hati. Aku kahwatir apakah kau dapat menerima segala kekurangan dan mau mengajarkan ku kala keliru menjadi sembilu. Aku khawatir membuat mu kecewa , secara tak sengaja tentunya. Takut jika suatu saat sisi manusiawi ku, egois, muncul dan aku tak sadar. Mau kah engkau meredamnya dengan teduhnya wajah, lembutnya suara, dan bijaknya nasehat milik mu?.

Aku takkan berjanji muluk-muluk untuk selalu baik pada mu. Namun aku akan berusaha menjadi yang terbaik untuk mu, karena Tuhan ku.

Anggap lah kita sedang berlayar di laut lepas. Kau nahkoda, imam, dan qiyadah ku. Kala badai dan angin ribut datang, dan duka seperti dirasa tak ingin pergi,  ku harap kau tak melepas kemudi dan tinggalkan ku sendiri. Masih ada Sabar dan Tawakkal, sahabat setia kita. Dan saat kita menemukan indahnya dunia, maka pinta ku, janganlah kau letakkan ia di hati, tapi di tangan mu. Masih ada Syukur yang menanti kita di tiap harinya.

Aku tak minta kau menjadi seorang romantis yang padai berpuitis. Atau menjadi pangeran gagah dengan kuda putihnya. Atau  seorang seniman yang picisan. Jadilah dirimu sendiri dengan segudang cinta, sayang, kelembutan, ketegasan , ilmu  dan sejuta kebaikan yang akan menjadikan ku wanita paling berharga dan bahagia di dunia ini karena memilikimu di samping ku.

Ku tambatkan hati pada mu dengan visi-misi kebaikan yang akan kita bangun dan bina bersama agar Barokah dari-Nya menghantarkan kita ke Jannah-Nya. Agar tak hanya di dunia kita bersama, agar bidadari yang di Surga sana cemburu pada ku tentunya.

Wahai engkau, yang menjadi belahan jiwa ku kelak, yang menjemput ku di bawah naungan Tuhan, bisa kah kau titipkan salam rindu untuk ku Lewat-Nya?. Dan do’a kita berpilin mesra dengan ke-abstrak kan yang tentu akan menjadi indah saat Tuhan menjawabnya. Saat waktu yang sama-sama kita tunggu tiba, Saat engkau meminang ku dengan Al-Qur’an dan ucapan Bismillah. 



  Ahahahah.. saya malu sendiri nulis beginiiii..hahahaa..haduuhhh.. merah pipi saya.. hahaha…OK. Selamat membaca dan meresapi penuh makna . Semoga manfaat-.

11 komentar:

  1. tulisannya indaaah banget :D

    BalasHapus
  2. @cosmophotoblog hehehe..saya jadi malu..makasih..masih harus banyak belajar :D

    BalasHapus
  3. ihiiiiir, si kiki sedang merona mukanya....
    makan2 ki...

    BalasHapus
  4. uhuk uhuk, saya jadi kesemsem baca tulisan ini :)

    *wah wah ^____^

    BalasHapus
  5. @deacchy hahaha..makan2?. minta sama Mba ii loh dep..kan bentar lagi yang mau n*k*h kan beliau.hehehe..

    BalasHapus
  6. @Nurmayanti Zain mba maya..ini spesial pake telor buat mba..hihihi :D

    BalasHapus
  7. ya... bagus,,, sediiih

    BalasHapus
  8. @Anonim ni neng fitri ya?
    :) sedih ya?hehe..
    oiya, baca yang (curhat) Ibu, aku rindu. menurutku, itu lebih sedih..soalnya aku buat itu mbil mewek2..hihihi :D

    BalasHapus
  9. amel..ehem2 knp?. emang tau siapa tu anonim?. hehe :))

    BalasHapus
  10. akhirnyaaaa, segera terjawab di 8 desember 2012, insyaAllah :) selamat ya sayaaang #luphyou

    BalasHapus

Silakan komentar dengan bahasa santun :)